Tagar #INAElectionObserverSOS menjadi trending di Google dan di youtube, hal ini terjadi karena keresahan masyarakat tentang pemilu, tapi sebelum kita membahas itu kita bahas dulu arti dari tangar ini
Hashtag ini memiliki arti kalau pemilu Indonesia darurat lembaga pemilu
yang independen. Hal ini terjadi karena beberapa hal seperti beredarnya
video sejumlah oknum aparat yang menyanyikan yel yel mendukung Jokowi.
Hashtag ini sendiri berawal dari @Heraloebs dan @MyNameNdon yang
menginginkan pemilu yang adil dan adanya pemantau pemilu yang
independen. Hingga berita ini diturunkan Hashtag ini menjadi trending
topic di Google dengan mencapai 10 ribu klik.
Menurut Syahganda, tagar #INAelectionobserverSOS tersebut adalah gerakan
yang meminta pengawas atau pemantau asing untuk ikut memantau proses
pesat demokrasi Indonesia yang bakal dihelat pada 17 April 2019 nanti.
Tagar tersebut muncul karena khawatir pemilu tidak berlangsung secara
jujur, adil dan transparan.
Selain mengapresiasi warganet, Syahganda juga mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mengeluarkan surat Kapolri yang meminta kepada jajaran Polri untuk menjaga netralitas korps baju cokelat
Selain mengapresiasi warganet, Syahganda juga mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mengeluarkan surat Kapolri yang meminta kepada jajaran Polri untuk menjaga netralitas korps baju cokelat
agar atau hastag INAelectionObserverSOS memiliki 4 kata yang masing-masing kata memiliki artinya sendiri-sendiri.
- INA: adalah kode singkatan untuk Indonesia yang digunakan oleh IOC (International Olympic Committee) atau Komite Olimpiade Internasional.
- election: jika diartiken mengandung makna pemilihan atau pemilu (pemilihan umum).
- Observer: mengandung arti pengamat atau pemerhati, pengamat/pemerhati disini mungkin ditujukan kepada aparat penegak hukum dalam hal ini adalah aparat kepolisian.
- SOS: sedangkan kata SOS adalah sebuah kode morse internasional yang berarti tanda bahaya
Salah satu Pemicu Hastag ini dibuat karena telah terjadi beberapa hal
seperti beredarnya video sejumlah oknum aparat yang menyanyikan yel yel
mendukung Jokowi
Keberadaan tagar di twitter dalam masa kampanye Pemilu 2019 tampaknya
akan semakin ramai. Penggunaan tagar sengaja dilakukan untuk menarik
perhatian warganet.
Penggunaan tagar pun masif dilakukan dan disebarkan oleh sejumlah akun.
Sejumlah akun yang menyebarkan akun menyebut dirinya netral
Tagar
#INAelectionObserverSOS memuncaki trending topic dunia pada Rabu siang
(20/3). Tagar ini berusaha menarik perhatian dunia internasional untuk
menyoroti kepolisian RI yang dianggap tidak netral di pemilihan presiden
Indonesia.
Sebelumnya, sejumlah akun menyebarkan tagar #PolisiTidakNetral dan
#WasitKokIkutMain yang sempat meramaikan lini masa twitter Indonesia.
Tagar itu diunggah dengan video dan narasi yang menuduh polisi tak
netral dan cenderung mendukung Calon Presiden inkumben Joko Widodo dalam
Pilpres 2019

No comments:
Post a Comment
Silahkan dikomentari